Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 17 April 2004, 22:59:44 GMT+7
========================
+++ ENGLISH LANGUAGE +++
========================


WHAT GOD CAN DO WITH 57 CENTS
=============================

A sobbing little girl stood near a small church from which she
had been turned away because it was too crowded.

"I can't go to Sunday school," she sobbed to the pastor as he
walked by.

Seeing her shabby, unkempt, appearance, the pastor guessed the
reason and, taking her by the hand, took her inside and found
a place for her in the Sunday School class.

The child was so touched that she went to bed that night thinking
of the children who had no place to learn about Jesus.

Some two years later, this child lay dead in one of the poor tenement
buildings and the parents called for the kind-hearted pastor who had
befriended their daughter to handle the final arrangements.

As her poor little body was being moved, a worn and crumpled purse
was found that seemed to have been rummaged from some trash dump.

Inside was found 57 cents and a note scribbled in childish handwriting
that read, "This is to help build the little church bigger so more
children can go to Sunday School." For two years she had saved for
this offering of love.

When the pastor tearfully read that note, he knew instantly what he
would do. Carrying this note and the cracked, red pocketbook to the
pulpit, he told the story of her unselfish love and devotion. He
challenged his deacons to get busy and raise enough money for the
larger building.

But the story doesn't end there!

A newspaper learned of the story and published it. A realtor who
read it offered them a parcel of land worth many thousands. When
told that the church could not pay that amount, he offered it for
a total of 57 cents.

Church members made large donations. Checks came from far and wide.
Within five years the little girl's gift had increased to $250,000.00--
A huge sum for that time (near the turn of the century). Her unselfish
love had paid large dividends.

When you're in the city of Philadelphia, look up Temple Baptist Church,
with a seating capacity of 3,300, and Temple University, where hundreds
of students are trained.

Have a look, too at the Good Samaritan Hospital and at a Sunday School
building that houses hundreds of Sunday scholars, so that no child in the
area will ever need to be left outside during Sunday school time.

In one of the rooms of this building may be seen the picture of the sweet
face of the little girl whose 57 cents, so sacrificially saved, made such
remarkable history.

Alongside of it is a portrait of her kind pastor, Dr. Russell H. Conwell,
author of the book, Acres of Diamonds.

Goes to show what God can do with unselfish love for others and 57 cents.

Many times in life we get discouraged because we think we are not capable
of making a difference in life. We need to remember that in our own strength
we will only get minimal results, but with the guidance and inspiration of
the Lord, we will always get extraordinary results.

Never get discouraged when the world tries to make you feel unworthy, but
rather rejoice and know that God is able to do great things with your life
if only you submit to Him and let God lead the way.

Pass this inspiration on...

- Author Unknown




========================
+++ BAHASA INDONESIA +++
========================


57 CENTS YANG NILAINYA TAK TERNILAI
===================================

Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak di
dekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu
besar,ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja
tersebut karena "sudah terlalu penuh".

Seorang pastur lewat di dekatnya dan menanyakan
kenapa si gadis kecil itu menangis? "Saya tidak
dapat ke Sekolah Minggu" kata si gadis kecil.
Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak acakan
dan tidak terurus, sang pastur segera mengerti
dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi
tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. Segera
dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan
Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan
tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis
kecil.

Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah
perasaannya,sehingga pada waktu sebelum tidur di
malam itu, ia sempat memikirkan anak-anak lain yang
senasib dengan dirinya yang seolah-olah tidak
mempunyai tempat untuk memuliakan Jesus.
Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya,
Yang kebetulan merupakan orang tak berpunya, sang ibu
menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan
pertolongan dari seorang pastur. Sejak saat itu,
si gadis kecil "berkawan" dengan sang pastur.

Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di
tempat tinggalnya di daerah kumuh, dan sang orang
tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati
untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana.
Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis
dirapihkan, sebuah dompet usang, kumal dan sobek sobek
ditemukan, tampak sekali bahwa dompet itu adalah
dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari
tempat sampah. Di dalamnya ditemukan uang receh sejumlah
57 cents dan secarik kertas bertuliskan tangan,
yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil
yang isinya :

"Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil
agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak
anak-anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu".

Rupanya selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk
ke gereja itu, si gadis kecil ini mengumpulkan dan
menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 cents
untuk maksud yang sangat mulia.

Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini,
matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya.
Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini,
sang pastur segera memotivasi para pengurus dan
jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis
kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja.

Namun ceritanya tidak berakhir sampai disini. Suatu
perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan
mempublikasikannya terus menerus. Sampai akhirnya
seorang Pengembang membaca berita ini dan ia segera
menawarkan suatu lokasi yang berada di dekat gereja
kecil itu dengan harga 57 cents, setelah para pengurus
gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup
membayar lokasi sebesar dan sebaik itu.

Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan
donasi dan melakukan pemberitaan, akhirnya bola
salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir
dan dalam 5 tahun, berhasil mengumpulkan dana
sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik
pada saat itu (pada pergantian abad, jumlah ini dapat
membeli emas seberat 1 ton ).

Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis
kecil yang miskin, kurang terawat dan kurang makan,
namun perduli pada sesama yang menderita. Tanpa pamrih,
tanpa pretensi.

Saat ini,jika anda berada di Philadelphia, lihatlah
Temple Baptist Church, dengan kapasitas duduk untuk 3300
orang dan Temple University, tempat beribu-ribu murid
belajar.
Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah
bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan
beratus-ratus (yah, beratus-ratus pengajarnya, semuanya
itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anakpun yang
tidak mendapat tempat di Sekolah Minggu).

Di dalam salah satu ruangan bangunan ini, tampak
terlihat foto si gadis kecil, yang dengan
tabungannya sebesar 57 cents, namun dikumpulkan
berdasarkan rasa cinta kasih sesama yang
telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapih
foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan
tangan kepada si gadis kecil miskin itu, yaitu pastor
DR.Russel H.Conwell penulis buku "Acres of Diamonds" –
a true story.

Kenyataan sejarah yang collosal ini bisa memberikan
petunjuk kepada kita semua apa yang dapat DIA lakukan
terhadap uang 57 cents.


 Back To Previous Page ...