StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 04 May 2009, 23:14:42 GMT+7

Berani Berkata Tidak



Pembacaan Alkitab: Amsal 1:10-16
10Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut; 11jikalau mereka berkata: "Marilah ikut kami, biarlah kita menghadang darah, biarlah kita mengintai orang yang tidak bersalah, dengan tidak semena-mena; 12biarlah kita menelan mereka hidup-hidup seperti dunia orang mati, bulat-bulat, seperti mereka yang turun ke liang kubur; 13kita akan mendapat pelbagai benda yang berharga, kita akan memenuhi rumah kita dengan barang rampasan; 14buanglah undimu ke tengah-tengah kami, satu pundi-pundi bagi kita sekalian." 15Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka, 16karena kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah.


RENUNGAN

Tahun 2007, kalangan selebriti Indonesia banyak mendapat sorotan pemberitaan. Bukan karena sesuatu yang membanggakan, melainkan sebaliknya, karena sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, sederetan artis dan bintang film ternama harus berurusan dengan polisi akibat tersandung masalah penggunaan narkoba. Yang memprihatinkan adalah pengakuan mereka saat tertangkap. Rata-rata mereka mengaku terseret karena tidak bisa menolak ajakan teman, walaupun mereka tahu bahwa hal itu merugikan diri sendiri dan dilarang secara hukum.

Melakukan kesalahan itu manusiawi. Namun, betapa menyedihkannya jika kesalahan yang kita lakukan itu semata-mata karena ketidakmampuan kita untuk menolak. Tidak berani berkata tidak. Bahkan untuk sesuatu yang sebenarnya kita tahu salah dan tidak sesuai hati nurani kita. Kita sungkan menampik tawaran; entah khawatir kehilangan teman, entah takut dicap tidak solider. Akhirnya, terjerumuslah kita ke dalam "jurang", dan yang tinggal hanyalah penyesalan.

Firman Tuhan hari ini secara jelas mengingatkan kita akan perlunya menghindari dan menahan diri terhadap bujukan, rayuan, dan mulut manis orang yang akan menjerumuskan kita ke dalam lubang kehancuran. Sangat penting bagi kita untuk berani berkata tidak, bahkan menolak dengan tegas, terhadap ajakan, tawaran, dan iming-iming yang akan menjerumuskan dan tidak sesuai dengan apa yang kita imani. Tidak peduli siapa mereka yang mengajak; teman, kerabat, rekan sekerja, ataupun atasan. Dengan kita sanggup berkata tidak, kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri dari kehancuran, tetapi juga menghindarkan orang lain dari bahaya yang sama -AYA


BERANILAH BERKATA "TIDAK"
UNTUK AJAKAN YANG TIDAK-TIDAK



 Back To Previous Page ...