Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 29 March 2009, 23:10:05 GMT+7

Entropi



Pembacaan Alkitab: Roma 7:13-26
13Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa ia adalah dosa, maka dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa. 14Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa. 15Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. 16Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. 17Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. 18Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. 19Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. 20Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. 21Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. 22Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, 23tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku. 24Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? 25Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. 26Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.


RENUNGAN

Pernahkah Anda perhatikan bahwa jika suatu benda yang panas didekatkan dengan benda lain yang dingin, maka panas akan "mengalir" dari benda yang panas ke yang dingin, dan bukan sebaliknya? Dibutuhkan energi khusus untuk melawan kecenderungan alami ini. Itu sebabnya perlu energi listrik untuk menjalankan sebuah sistem pendingin udara. Dalam ilmu termodinamika, kecenderungan ini dijelaskan dengan konsep entropi.

Sebagai orang yang lahir dalam dosa, kita semua juga punya kecenderungan alamiah untuk berbuat dosa. Seperti yang Paulus sampaikan, kerap kali ia merasa bahwa meski ia tahu apa yang benar, ia tidak melakukannya (ayat 19). Kecenderungan ini begitu kuat, sehingga dalam ayat 24 ia mengungkapkan rasa frustrasinya dengan begitu rupa. Akan tetapi, Paulus tidak berhenti di situ, sebab ia sadar bahwa justru untuk inilah Yesus datang (ayat 25).

Lewat penebusan-Nya kita diberi kekuatan oleh Roh Kudus untuk mampu melawan kecenderungan dosa tersebut. Tentu bukan supaya kita masuk surga, sebab itu sudah diberikan-Nya lewat penebusan-Nya, tetapi supaya hidup kita menyenangkan hati-Nya (Efesus 2:8-10).

Sama seperti Paulus, kita juga kerap merasakan dorongan kuat untuk berbuat dosa, bahkan setelah kita percaya Kristus. Acap kali kita tidak mampu melawan dorongan tersebut dan kembali jatuh. Akan tetapi, hendaknya kita jangan pernah menyerah untuk terus berjuang melawan dorongan tersebut. Ingatlah karya Kristus. Ingatlah Roh Kudus yang ada dalam hati kita. Ingatlah bahwa usaha kita melawan dosa memang sesuai dengan kehendak-Nya -ALS


PENEBUSAN KRISTUS DAN KUASA ROH KUDUS MEMAMPUKAN KITA
MELAWAN KECENDERUNGAN KITA UNTUK TERUS BERBUAT DOSA



 Back To Previous Page ...