Harta Karun Yang Tersembunyi
Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 4:7-15
Ayat Renungan:
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. (2 Korintus 4:7)
RENUNGAN
Bagian yang disukai anak kami di Natural History Museum, Washington, D.C., adalah ruang pameran geologi yang luas. Pajangan pertama berupa bebatuan yang ditemukan di tempat-tempat yang biasanya terlupakan, dalam, dingin dan gelap. Pajangan selanjutnya berupa bebatuan dengan ukuran dan bentuk luar biasa, dipenuhi berbagai kristal berwarna sangat indah yang terbentuk dari tekanan suhu yang panas yang jauh di dasar bumi. Lebih jauh lagi batu-batu yang lebih biasa – yang warnanya sudah pudar, rusak, atau berlubang. Tetapi, setelah memperhatikannya lebih dekat, aku dapat melihat keindahan warna-warni kristal lembut, halus, dan indah, yang semula terdapat pada batu-batu biasa ini.
Sambil mengagumi keajaiban ini, aku dapat merasakan apa yang sudah Allah ketahui, yakni: seperti inilah keadaan kita manusia yang terbentuk akibat pencobaan dan tantangan dalam hidup. Tetapi sesungguhnya di dalam kita terdapat harta karun yang siap untuk dibentuk dan dipoles dengan tekanan yang sama dari pergumulan yang menandai kehidupan kita sehari-hari.
Jika kita bertahan, harta karun itu akan disempurnakan sehingga orang lain dapat melihat teladan kita dan mendekati pada Kristus. Alih-alih merusak, sesungguhnya pergumulan kita dapat memoles, membentuk kita menjadi pelayan Allah yang lebih baik.
Doa: Ya Tuhan, bantu kami agar dapat melihat bagaimana pergumulan menolong kami bertumbuh dan menjadi makin serupa dengan Kristus. Amin.
Pokok pikiran: Bagaimana pengalaman membentuk aku hari ini?
Doa syafaat: Agar dapat melihat pergumulan sebagai kesempatan.
Sumber:
Miriam Pinero (Puerto Rico)
Saat Teduh Jum'at, 7 November 2008
Saat Tedur BPK Gunung Mulia - Jakarta, Indonesia
Back To Previous Page ...