Article Time Stamp: 20 December 2001, 12:30:16 GMT+7
MENIKMATI HIDUP
Unknown
Rewritten by Editor Rekan-Kantor eNewsletter
Seorang usahawan kaya dari kota terkejut melihat
nelayan di pantai sedang berbaring bermalas-malasan
di samping perahunya sambil menghisap rokok.
"Mengapa kau tidak pergi menangkap ikan?" tanya
usahawan itu.
"Karena ikan yang kutangkap telah menghasilkan
uang yang cukup untuk makan hari ini," jawab nelayan.
"Mengapa tidak kau tangkap ikan lebih banyak
lagi?" tanya usahawan.
"Untuk apa?" balik nelayan itu bertanya.
"Kau dapat mengumpulkan uang lebih banyak." jawab
usahawan itu. "Dengan uang itu kau bisa membeli motor tempel sehingga kau
bisa melaut lebih jauh dan menangkap ikan lebih banyak. Kemudian kau
mempunyai cukup banyak uang untuk membeli pukat nilon. Kau dapat menangkap
ikan lebih banyak lagi. Nah, segera setelah itu uangmu cukup untuk membeli
dua kapal bahkan mungkin beberapa kapal. Lalu kau pun akan menjadi kaya
seperti aku."
"Selanjutnya aku mesti berbuat apa?" tanya si
nelayan penasaran.
"Selanjutnya kau bisa beristirahat dan menikmati
hidup," kata usahawan itu dengan penuh bangga.
"Lho, kalau begitu, menurut pendapatmu sekarang
ini aku sedang melakukan apa?" kata nelayan itu puas.
Smiley...! Menikmati hidup tidak berarti menunggu
tumpukan uang berada di genggaman. Sebaliknya, meski dengan
tumpukan uang dalam genggaman tak berarti anda mampu menikmati hidup.
(unknown, ditulis kembali oleh Editor Rekan-Kantor eNewsletter)