Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 27 December 2008, 20:01:57 GMT+7

Kapur



Apa sih arti sebatang kapur? Hanya sebuah benda kecil yang gak ada artinya. Saya inget waktu SD, 8 tahun yang lalu, saya punya teman yang istilahnya disaster (pembuat onar) di kelas. Dia anti banget sama anak-anak yang pinter di kelas.

Padahal seringkali anak pinter itu 'kan identik dengan kesayangan guru, kutu buku, dan gak mau bergaul alias tertutup.

Suatu hari, teman saya yang nakal ini sengaja datang pagi-pagi sekali hanya untuk membuat ribut kelas. Dia mengambil beberapa batang kapur tulis di dalam lemari kelas, dia hancurkan sehingga menjadi serbuk dan dia taruh di setiap bangku anak-anak yang pinter di kelas itu.

Intinya, mereka marah dan kelas itu menjadi ribut karena ketika mereka duduk, rok dan celana mereka menjadi kotor karena serbuk kapur itu.

Teman saya yang melakukan itu hanya tertawa tanpa merasa bersalah. Pada hari itu juga sewaktu jam istirahat, saya berjalan ke kelas sebelah. Saya melihat ada seseorang yang sedang menggambar di papan tulis dengan kapur. Gambarnya begitu bagus dan setiap orang yang lewat pasti akan berhenti di depan kelas itu.

Hidup kita bisa jadi seperti kapur tadi.

Kapur bisa habis. Bisa habis karena hal-hal yang gak berguna seperti yang dilakukan oleh teman saya kepada anak-anak yang pinter tadi. Kapur itu habis hanya untuk perkara yang sia-sia.

Coba kita renungkan hidup kita saat ini, apakah hidup kita sedang dihancurkan seperti kapur itu dan habis untuk hal yang sia-sia?

Terkadang kita gak sadar bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita pada akhirnya gak ada gunanya, gak meninggalkan apa-apa.

Tapi kalau kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan sepenuhnya, BAPA kita yang di Surga akan berlaku seperti seseorang yang saya liat sedang menggambar begitu indah.

Tuhan gak akan bikin hidup kita habis sia-sia begitu aja, tapi Dia akan membuat orang-orang terkagum-kagum atas apa yang digambarNya.

Kita ibaratnya seperti kapur yang Dia pakai untuk menggambar dan pada saat hidup kita habis, orang akan melihat keindahan yang Tuhan gambar lewat hidup kita.

Kita semua pasti pernah jatuh dalam dosa, tapi ingat... sebelum hidup ini habis, kita masih bisa berubah dan pasti Tuhan akan menggambar hidup kita penuh dengan warna dan keindahan. Asalkan kita percaya, Dia tidak akan pernah membuat hidup kita menjadi sia-sia...

Tuhan Yesus, aku mengaku aku orang berdosa dan sering mengecewakan Engkau untuk hal yang sia-sia. Tapi saat ini aku mau membiarkan Engkau mengatur hidup dan jalanku.

Jadilah Raja dalam hidupku, agar selama hidup, aku tidak melakukan hal yang sia-sia. Aku mengundang Engkau masuk dalam hatiku. Karena aku percaya, bersama TanganMu akan mewarnai hidupku dan menuntun aku... Amin.


 Back To Previous Page ...