Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 01 September 2009, 21:21:34 GMT+7

Kedamaian Yang Luar Biasa




Pembacaan Alkitab: Filipi 4:1-9

1 Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!

Nasihat-nasihat terakhir

2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan.

3 Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan.

4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.


RENUNGAN

Saat berada di kereta dorong mengubah pandanganku tentang rumah sakit tempat aku telah bekerja selama lima tahun. Kini aku seorang pasien. Setelah mengalami nyeri dada, aku pergi ke ruang gawat darurat. Ahli kardiologi mengatakan bahwa aku membutuhkan angiogram, sebuah tes untuk mengetahui apakah aku menderita penyakit jantung.

Karena aku seorang terapis pernapasan, yang merawat pasien yang hidup tergantung pada peralatan pendukung, aku tahu prosedurnya Ketika keretaku didorong ke dalam ruangan. Perawat terkejut melihatku, tetapi ia mengatakan bahwa ia tidak perlu lagi menjelaskna prosedurnya karena aku sudah tahu apa yang akan terjadi. Dia memang benar, walau begitu, aku mulai merasa cemas.

Pada saat itu, kedamaian yang luar biasa memasuki hatiku, seakan Allah berkata, "Tidak masalah kamu hidup atau mati; kamu berada di dalam tangan-Ku." Aku sadar, kedamaian bukan berarti berakhirnya pergumulan; hal itu justru menunjukkan kasih Allah. Untuk memperoleh damai itu, kita tidak perlu menunggu sampai terjadi masalah besar dalam hidup kita; kita dapat membiarkan damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati tiap hari.

[Kolose 3:15 – Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.]


Doa:
Bapa Surgawi, kami menginginkan damai dan kasih-Mu di dalam hati kami. Biarkan kami membuka diri kepada-Mu sementara Engkau mengisi kami dengan kasih-Mu. Amin.


Pokok pikiran:
Bersiaplah untuk merasakan damai Allah.


Doa syafaat:
Staf ruang rawat darurat rumah sakit.


SUMBER
Saat Teduh BPK Gunung Mulia – Jakarta – Indonesia


 Back To Previous Page ...