Kesetiaan Kasih!
William Devers merupakan salah satu anggota marinir AS yang turut berperang melawan Jepang pada PD II. Meski masih muda, Devers terang-terangan menyatakan dirinya atheis. Tak satupun argument, kutipan Alkitab, bahkan nasihat rekan-rekannya sesama marinir yang dapat menggoyahkannya. Suatu hari, kompi Devers terlibat kontak senjata dengan sekelompok tentara Jepang yang sedang berpatroli. Insiden itu menyebabkan beberapa rekannya tewas dan terluka, termasuk seorang pendeta tentara. Dalam keadaan sekarat, pendeta itu memanggil Devers. "Di kantongku sebelah kiri…..ambillah……kumohon….. semalam aku bermimpi. Dalam mimpiku itu ada malaikat mendatangiku dan mengatakan bahwa aku harus membuatmu mengambil Alkitab ini. Ambillah nak, kumohon." Demi menenangkan orang itu, Devers mengambil Alkitab itu dan memasukkannya ke dalam kantongnya.
Beberapa menit kemudian, pasukan Kopral Devers disergap oleh Patroli Jepang. Dan sebelum mengetahui apa yang telah terjadi, ia telah tergeletak di tanah. Pikirannya menghadapi kegelapan, pasti ia sedang sekarat. Ketika ia sadar, ia merasakan luka tembak di dadanya. Namun tidak ada darah. Peluru menembus ke dalam Alkitab yang dibawanya di dalam kantong, bersarang di kitab Mazmur 91:7; "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu rebah di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu."
Betapa Tuhan Yesus sungguh mengasihi si atheis. Penolakan sang atheis kepada Tuhan tidak mengubah kasih Tuhan terhadap sang atheis.
Demikian juga kita manusia, semua dosa yang telah kita perbuat tidak akan pernah mengubah fakta bahwa Dia mengasihi kita .
Ingat, siapapun anda, Yesus sangat mengasihi anda..
"Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu." (Rat. 3 : 22-23)
Back To Previous Page ...