Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 02 August 2008, 23:54:48 GMT+7

MELAKUKAN UNTUK AKU?


(Matius 25 : 31 - 46)


Saudara, pernah kunjungi orang yang terpenjara? Pernah memberi makan pada orang yang kelaparan atau minum pada orang yang kehausan? Pernah beri tumpangan bagi mereka yang tidak punya rumah? Pernah melawat mereka yang sakit? Pernah memberi pakaian bagi mereka yang telanjang? Pasti kita akan katakan, semua yang ditanya itu sudah pernah kita lakukan. Saudara lakukan untuk siapa? Untuk kepuasan diri? Untuk mencari pujian dan penghargaan dari orang lain? Atau semua yang dilakukan semata-mata untuk Tuhan?

Matius secara terbuka menyatakan seperti apa penghakiman terakhir dinyatakan saat Anak Manusia datang dalam kemuliaan. Mereka yang melakukan pekerjaan baik bagi salah seorang yang dari saudaraKu yang paling hina akan terberkati (ayat 34-40). Pekerjaan baik yang dimaksudkan adalah `memberi makan dan minum bagi yang lapar dan haus, memberi tumpangan bagi orang asing, memberi pakaian bagi yang telanjang, mengunjungi orang sakit, mengunjungi yang yang terpenjara dan semua yang dilakukan itu telah kamu lakukan untuk AKU'. Semuanya kita lakukan untuk Tuhan, bukan untuk mencari puji-pujian, bukan untuk kepentingan tertentu, bukan untuk dibanggakan, tapi untuk Tuhan.

Seorang ibu Teresa, dalam melayani kaum yang tersisih karena kemiskinan mendasari seluruh pelayanannya dengan tunduk dan taat pada Tuhan, ia merendahkan hati dan berdoa :

Tuhan, buatlah kami berharga, untuk melayani sesama kami.
Di seluruh dunia yang hidup dan mati dalam kemiskinan dan kelaparan.
Berikan kepada mereka, melalui tangan kami hari ini, roti mereka sehari-hari.
Dan dengan pengertian kami tentang kasih, berikan kami sejahtera dan sukacita.
Ya Tuhan, yang Maha Penyembuh, aku berlutut di hadapanMu,
karena semua pemberian yang baik hanya berasal dariMu.
Aku berdoa, berikan keahlian pada tanganku,
penglihatan yang jelas pada pikiranku,
kebaikan dan kelembutan di hatiku.
Berikan kepadaku satu tujuan, kekuatan untuk mengangkat beban
Sesama kami yang menderita.
Dan, suatu realisasi yang benar dari hak istimewa kami.
Ambillah dari hatiku semua tipu muslihat dan hal-hal duniawi,
Dan dengan iman sederhana dari seorang anak kecil,
Aku bersandar hanya kepadaMu.


Saudara, seluruh rangkaian acara dalam rangka Bulan Kesaksian dan Pelayanan akan berakhir, namun kesaksian dan pelayanan gereja dan orang percaya akan terus dinyatakan, dilakukan untuk kemuliaan Tuhan Yesus Kristus.

Tuhan mengasihi kita! (LZT)



Sumber:
Warta GKI Kebayoran Baru
27 Juli 2008


 Back To Previous Page ...