Partner Kerja
Tersebutlah seorang dokter yang memiliki reputasi luar biasa sebagai dokter bedah senior. Dokter bedah yang praktek di sebuah rumah sakit di kota besar ini memiliki kebiasaan meminta waktu sendirian saja selama beberapa menit sebelum ia melakukan operasi. Hal ini membuat salah satu dokter muda yang sering bekerja dengannya bertanya-tanya, apakah mungkin ada kaitan antara kebiasaan ini dengan keberhasilan si dokter bedah.
Selanjutnya ia bertanya kepada dokter bedah itu tentang kebiasaannya dan si dokter bedah menjawab, “Ya, tentu saja ada kaitannya. Sebelum memulai operasi, saya meminta sang Tabib Agung utntuk menyertai saya, untuk menuntun tangan saya saat bekerja. Kadang ketika saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan berikutnya dalam sebuah pembedahan, kemudian datang kekuatan untuk melakukan pembedahan itu, kekuatan yang saya tahu berasal dari Tuhan.
“ Saya tidak akan pernah berpikir untuk melaksanakan sebuah operasi tanpa meminta pertolongan-Nya terlebih dahulu.”
Keahlian, kecerdasan, pengetahuan dan pengalaman adalah modal yang sangat bagus untuk meniti karir atau kesuksesan. Meski demikian, jangan sampai kita melupakan Tuhan sebagai penentu keberhasilan hidup kita. Libatkan Tuhan dalam setiap usaha ataupun pekerjaan yang kita lakukan.
Saat kita melibatkan Tuhan di dalam pekerjaan kita, sebenarnya kita sedang bekerja sama dengan Tuhan. Bayangkanlah jika Tuhan, Sumber Kuasa yang tak terbatas itu menjadi partner kerja kita. Adakah lagi hal yang menjadi terlalu sulit atau mustahil bagi kita?
Barangkali yang membuat Tuhan tidak pernah menjadi partner kerja kita, bukanlah karena DIA enggan, melainkan karena kesombongan kita sendirilah yang menyebabkannya. Kita merasa diri hebat, pintar, punya skill yang oke, punya pengetahuan yang luas dan segudang pengalaman. Lupa bahwa ada banyak hal yang mungkin saja terjadi di luar kendali kita dan hanya Tuhanlah satu-satunya penolong di saat kita menghadapi hal tersebut.
Libatkanlah Tuhan untuk keberhasilan kita.
Tidak ada hal yang mustahil jika Tuhan menjadi partner kerja kita.
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. ( Amsal 3 : 5 )”
Back To Previous Page ...