Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 15 February 2009, 22:59:16 GMT+7

Pukul Rumput Itu



Pembacaan Alkitab: Mazmur 104:24-33

24 Betapa banyaknya perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
25 Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang kecil dan besar.
26 Di situ kapal-kapal berlayar dan Lewiatan yang telah Kaubentuk untuk bermain dengannya.
27 Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.
28 Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, Mereka kenyang oleh kebaikan.
29 Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.
30 Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.
31 Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!
32 Dia yang memandang bumi sehingga bergentar, yang menyentuh gunung-gunung sehingga berasap.
33 Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.

RENUNGAN

Bersyukurlah kepada TUHAN segala tuhan !
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk;
bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya! (Mazmur 136:3, 25)

Baru-baru ini aku berbincang dengan seorang teman. Ia memberitahuku apa yang ia lihat lewat jendelanya. Setelah badai salju lewat, saat segalanya tertutup warna putih, ada pucuk rumput mencuat dari lautan salju di halamannya, dan seekor burung kecil berlompatan di sekitarnya. Tiba-tiba burung itu berhenti, memutar tubuhnya membelakangi rumput itu. Lalu, burung itu menggerak-gerakkan ekornya ke rumput itu hingga biji-biji rumput itu jatuh ke permukaan salju. Burung itu mulai memakan biji-bijian itu. Kami berdoa kagum pada polah tingkah makhluk kecil itu.

Siapa yang menyediakan kebutuhan burung itu, seusai badai salju sekalipun? Dialah, Pencipta burung dan diriku, yang menurut pemazmur, memberikan makanan bagi setiap makhluk. Makanan hanyalah satu contoh dari sekian banyak bukti kasih Allah yang tidak berkesudahan.

Gambaran tentang burung itu mengingatkan bahwa Allah jugalah yang menyediakan segalanya bagiku. Ia menyediakan banyak udara yang kubutuhkan untuk hidup – untuk berpikir, bekerja, dan membuat keputusan. Saat melihat cara Allah bekerja demi memenuhi kebutuhanku, aku kagum atas kasih-Nya yang tak berkesudahan.

Doa: Ya Allah, Sang Pencipta, tolong kami untuk selalu ingat dan mengenali bahwa Engkaulah sumber kekuatan dan kehidupan kami.Amin.

Pokok pikiran: Tanda kasih Allah ada di alam sekitar kita.

Doa syafaat: Orang-orang yang lapar.


SUMBER
Naydean Julch (Colorado)
Saat Teduh BPK Gunung Mulia – Jakarta – Indonesia


 Back To Previous Page ...