Subscribe
StumbleUpon  Del.icio.us  Facebook  Reddit  Add to diigo  

Article Time Stamp: 05 April 2009, 14:17:44 GMT+7

Seperti Hewan



Pembacaan Alkitab: Mazmur 73:1-24
1Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. 2Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir. 3Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. 4Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka; 5mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain. 6Sebab itu mereka berkalungkan kecongkakan dan berpakaian kekerasan. 7Karena kegemukan, kesalahan mereka menyolok, hati mereka meluap-luap dengan sangkaan. 8Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya, hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati. 9Mereka membuka mulut melawan langit, dan lidah mereka membual di bumi. 10Sebab itu orang-orang berbalik kepada mereka, mendapatkan mereka seperti air yang berlimpah-limpah. 11Dan mereka berkata: "Bagaimana Allah tahu hal itu, adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?" 12Sesungguhnya, itulah orang-orang fasik: mereka menambah harta benda dan senang selamanya! 13Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah. 14Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan kena hukum setiap pagi. 15Seandainya aku berkata: "Aku mau berkata-kata seperti itu," maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu. 16Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku, 17sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka. 18Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. 19Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan! 20Seperti mimpi pada waktu terbangun, ya Tuhan, pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina. 21Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, 22aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. 23Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. 24Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.


RENUNGAN

Namanya Elmo von Beckenbauer. Bukan nama orang. Itu nama anjing peliharaan saya. Di usia 7 tahun, Elmo paham 15 kata. Ia bisa diperintah untuk berdiri, duduk, diam, menggonggong, dan lain-lain. Kemampuan memahami kata-kata membuat anjing bisa diajak berkomunikasi. Namun menurut kajian tim National Geographic dalam Dog Genius, anjing hanya paham maksimal 150 kata. Padahal kosakata manusia jumlahnya belasan ribu. Akibatnya, anjing tak bisa sepenuhnya memahami maksud kita.

Pemazmur pernah merasa dirinya seperti hewan di dekat Tuhan. Dungu. Tidak bisa mengerti maksud Tuhan. Mengapa? Karena ia melihat kenyataan hidup bertentangan dengan janji-Nya. Orang jahat dibiarkan makmur dan mujur (ayat 3-12), sementara ia yang hidup saleh malah menderita (ayat 13-14). Mana buktinya orang benar disayang Tuhan? Buat apa kita bersusah payah hidup benar? Pemazmur sulit memahami logika Allah. Seperti hewan, ia sadar daya tangkapnya terbatas untuk mengerti kehendak-Nya. Namun hebatnya, ia tidak patah hati. "Tetapi aku tetap didekat-Mu," katanya (ayat 23). Kegigihannya untuk terus mencoba mengerti kehendak Tuhan akhirnya membuahkan hasil. Tuhan memperlihatkan kepadanya kesudahan hidup orang fasik yang sangat menyedihkan (ayat 17-20).

Saat kemalangan datang, bisa jadi kita pun menuduh Allah tidak adil. Terutama jika kita suka membandingkan nasib dengan orang lain. Hati bisa terasa pahit. Maka lebih baik kita beriman seperti pemazmur. Katakan: "Tuhan, seperti hewan, aku tidak mengerti apa maksud-Mu ... tetapi aku akan tetap di dekat-Mu!" -JTI


TANCAPKAN SELALU JANGKAR IMANMU DEKAT ALLAH
PERAHU HIDUPMU TAK AKAN HANYUT DIBAWA OMBAK MASALAH



 Back To Previous Page ...