Roh Penghibur
Terutama setelah kebangkitan-Nya dan kenaikan-Nya ke Surga, murid-murid Yesus, seperti anak ayam kehilangan induk. Setelah Yesus, secara fisik tidak ada di tengah-tengah mereka; ada suatu rasa kehilangan bahkan ketakutan; siapa tahu mereka akan ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara karena ketahuan mereka adalah murid-murid Yesus.
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi (Yohanes 20:19a)
Keberadaan Yesus di tengah-tengah murdi-Nya memang memberikan kekuatan tersendiri, keberanian mereka untuk tampil di depan umum jauh lebih menonjol daripada saat-saat Yesus tidak ada lagi di antara mereka. Yesus tahyu akan hal ini, dan Ia merasa bahwa hal ini tidak boleh terjadi; karena justru tanpa Yesus sangat dibutuhkan keberanian untuk menjadi saksi tentang siapa Yesus.
Oleh karena itu, Yesus yang tahu keadaan ini, memberikan pernyataan kepada murid-muridNya untuk jangan gelisah dan gentar hati, karena Yesus minta kepada Bapa-Nya agar mengutus Roh Kudus sebagai Roh Penghibur yang atas nama-Nya akan melakukan segala sesuatu kepada mereka. Bahkan, Ia menyatakan bahwa Yesus pergi tetapi akan datang kembali kepada mereka (ayat 28)
Kena-mengenanya dengan kita yang adalah murid Tuhan Yesus, yaitu kita tidak perlu kuatir bahkan takut menghadapi semua masalah dalam hidup ini, bukan karena kita menjadi lebih kuat, lebih perkasa, tetapi karena Roh Kudus ada bersama-sama dengan kita, dalam hidup kita; kita yakin bahwa penyertaan-Nya ada dalam diri kita melalui janji yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada kita.
Pada saat penderitaan dan kepedihan akibat tekanan hidup kita, sebagai anak-anak Tuhan mengakui Roh Kudus yang adalah Allah itu sendiri ada pada kita dan memberikan penghiburan sejati kepada kita.
Roh Kudus bukan saja menghibur hidup kita bahkan Dia-lah kekuatan hidup kita selama di dunia ini, oleh karena itu tidak ada yang perlu kita kuatirkan lagi. Yesus memang tidak ada lagi ada di dalam dunia, tetapi Roh Kudus selalu hadir dalam setiap gerak nadi kehidupan kita di dunia ini; dan ketahuilah, Roh Kudus adalah satu-satunya kekuatan hidup kita.
Marilah kita tunjukkan kepada dunia ini bahwa sebagai anak-anak Tuhan, kita tidak gentar dan takut menghadapi apapun juga karena Tuhan Yesus tetap menyertai kita melalui Roh Kudus yang adalah Allah kita yang hidup.
Sumber:
Warta GKI Kebayoran Baru
Minggu, 04 Mei 2008
Back To Previous Page ...